Dengan Hari Kabupaten Serang Ke-499 Mewujudkan Kabupaten Serang Pelopor Swasembada Pangan

Dengan Hari Kabupaten Serang Ke-499 Mewujudkan Kabupaten Serang Pelopor Swasembada Pangan

Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang menjadi momentum penting bagi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk memaparkan misi pembangunan lima tahun ke depan dalam rangka mewujudkan ‘Kabupaten Serang Bahagia’. Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang dalam rangka Memeringati Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang Tahun 2025 di Gedung DPRD pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Dari enam misi pembangunan yang telah ditetapkan bersama Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, salah satu poin penting yang menjadi fokus adalah upaya mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Sedangkan misi keempat, lebih lanjut Ratu Zakiyah mengungkapkan, akan mewujudkan Kabupaten Serang sebagai pelopor swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Visi swasembada pangan ini merupakan bagian integral dari enam pilar pembangunan yang bertujuan mencapai ‘Kabupaten Serang Bahagia’. Adapun misi pembangunan lainnya meliputi: pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sejahtera dan berdaya saing; kedua, meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah untuk pertumbuhan ekonomi; ketiga, mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif dengan menciptakan iklim investasi; kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik prima; dan keenam, mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dan harmonis dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Ratu Zakiyah menegaskan bahwa mewujudkan enam pilar ini, termasuk misi pelopor swasembada pangan, adalah pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan agen perubahan. Ia mengajak penyelenggara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang menjadikan tahun 2025 sebagai tahun yang lebih fokus untuk menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan yang diamanatkan dalam RPJMD Kabupaten Serang 2025-2029.

Di sisi lain, Ratu Zakiyah juga menyampaikan bahwa sinergi berbagai pihak telah menunjukkan hasil pembangunan makro yang cukup baik berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Angka kemiskinan terbuka Kabupaten Serang mengalami penurunan pada tahun 2024 sebesar 0,76 poin menjadi 9,18 persen. Sementara angka kemiskinan ekstrem turun 0,34 poin menjadi 4,51 persen, menunjukkan angka terendah ketiga di Provinsi Banten. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang juga mengalami pertumbuhan sebesar 0,65 poin dengan angka 73,28 poin di tahun 2024.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bahrul Ulum ini turut dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD Kabupaten Serang. Pada momen tersebut, juga diserahkan penghargaan secara simbolis kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di tingkat Provinsi hingga Nasional serta kepada unsur Forkopimda Kabupaten Serang.