BANTEN – Seorang pria di Banten bikin heboh. Namanya Natrom (62), ia terpaksa diamankan aparat Kepolisian Lebak, Banten setelah mengaku sebagai Bathara Surya atau Dewa Matahari.
Orang ini ditangkap di tempat tinggalnya di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Alasan penangkapan, lantaran Natrom diduga telah menyebarkan ajaran sesat dengan melarang para pengikutnya untuk beribadah.
Hal ini pun heboh di media sosial dan menjadi perbincangan. Dari informasi yang dihimpun, kepada para pengikutnya, Natrom mengaku bahwa raganya telah menyatu dengan Allah SWT. Dia bahkan menyebut Nabi Muhammad SAW dengan sebutan ‘Si Muhammad’.
Tak hanya itu, Natrom mengatakan alasan air zamzam tidak habis hingga saat ini, karena air tersebut berasal dari air kencing Suku Baduy di Arab Saudi.
Nah, saat ditanya siapa Tuhannya, Natrom tidak menjawab dengan pasti. Saat ini, Polres Lebak dan MUI setempat masih mendalami perkara dugaan penistaan agama.
Tak hanya itu, Natrom juga mengajak warga di daerah tempat tinggalnya untuk meninggalkan salat 5 waktu. Ia juga mengklaim kepada warga dan pengikutnya bahwa dirinya mempunyai duit sekoper yang totalnya Rp 2 miliar.
Adapun ajarannya dikumpulkan berdasarkan keterangan para pengikutnya kepada Majelis Ulama Indonesia setempat. “Dia bilang ke pengikutnya, ada uang dua koper. Satu koper itu berisi Rp 1 miliar. Jadi kalau ada 2 koper, ada Rp 2 miliar,” ujar Ketua MUI Bayah, KH Kaelani.
Kaelani menjelaskan, Natrom sebenarnya dulu adalah warga Bekasi. Karena klaim-klaimnya yang aneh, ia tak disukai warga. Menurut Kaelani, Natrom menggunakan uang Rp 2 miliar untuk membeli vila serta lahan.
Tanah itulah yang dikelola warga setempat setelah dibaiatnya. “Berdasarkan keterangan yang kami dapat sementara ini, dia tak mengajarkan ilmunya secara terbuka. Dia perlahan-lahan, dan menyasar warga yang butuh bantuan,” terangnya. (*)






