Pemerintah Akan Mempertimbangkan Pelabuhan Bakauheni-Merak Hanya Buat Penyebangan Orang

Pemerintah Akan Mempertimbangkan Pelabuhan Bakauheni-Merak Hanya Buat Penyebangan Orang

NASIONAL – Pemerintah tengah sedang mempertimbangkan untuk memindahkan titik penyeberangan logistik di Pelabuhan Merak ke titik lain. Hal ini agar pelabuhan penyebrangan ini, fokus pada layanan penumpang.

“Kami, Kementerian BUMN, akan menggambarkan ulang bersama pihak Polri dan pemerintah daerah, Pak Gubernur, apakah Merak ini akan tetap kita berlakukan sebagai pelabuhan penyeberangan hanya mobil dan motor, apakah berikut logistik tetapi logistiknya dipindahkan ke titik lain,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Lampung, Rabu (5/5).

Adapun yang menjadi tujuan dari pemindahan tersebut adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama yang saat ini sedang atau akan menempuh arus balik Lebaran 2022.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur oleh Presiden Joko Widodo telah membuahkan hasil dalam pertumbuhan perekonomian. Terjadi peningkatan signifikan pada pertumbuhan penyeberangan logistik di Indonesia

Pertumbuhan pada saat ini, penyeberangan daripada logistik atau truk itu meningkat 116 persen. Artinya, ini suatu data nyata bahwa Indonesia bangkit dari masalah COVID-19,” katanya.

Erick melanjutkan, kenaikan kendaraan roda empat juga mencapai angka 27 persen, membuktikan terjadinya peningkatan ekonomi masyarakat Indonesia.

Berbagai peningkatan tersebut, kata ia, menjadi pertimbangan bagi Kementerian BUMN untuk melakukan kalkulasi ulang dan mempertimbangkan untuk memindahkan titik penyeberangan logistik di Pelabuhan Merak.

“Hal ini yang nantinya akan menjadi pertimbangan, akan kami hitung ulang supaya tadi, bagaimana kami bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan, logistik dapat terfokus pada Pelabuhan Panjang dan tidak menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni. Sehingg, beban Pelabuhan Bakauheni akan menjadi lebih lapang dan dapat berjalan dengan lebih baik.

“Kami harapkan Panjang itu terutama untuk logistik. Agar logistik itu tidak ke mari, tidak ke Bakauheni, tapi Panjang, sehingga load daripada Bakauheni lebih lega dan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya ***